logo_alfamart.png
eng_icon.png English ind_icon.png Bahasa
en.png id.png callcenter.png

Aktif Angkat Penyandang Disabilitas Sebagai Karyawan, Alfamart Raih Penghargaan dari Wakil Presiden

Alfamart mendapatkan penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemenaker) sebagai perusahaan yang aktif mempekerjakan penyandang disabilitas di Indonesia. Penghargaan diserahkan Wapres RI Jusuf Kalla dan Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri, dan diterima oleh Human Capital Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Tri Wasono Sunu di Jakarta, Jumat (22/3/19).
 
"Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan seleksi dan penilaian dari Kemenaker terhadap perusahaan yang aktif mempekerjakan penyandang disabilitas sebagai tenaga kerja,” kata Sunu.
 
Sebagai bagian dari industri ritel yang membutuhkan SDM cukup banyak, Alfamart memberi kesempatan luas kepada penyandang disabilitas untuk bergabung sebagai karyawan. 

“Setiap orang memiliki kelebihan masing-masing dan mereka memiliki potensi yang bisa terus digali, termasuk para penyandang disabilitas,” lanjutnya.
 
Sunu menambahkan, perusahaan tidak membedakan karyawan satu sama lain, apakah ia penyandang disabilitas atau bukan. 

“Semua kami perlakukan sama termasuk  kesempatan dalam membangun karir profesionalnya di Alfamart,” ucapnya.
 
Alfamart mulai membuka kesempatan untuk penyandang disabilitas menjadi karyawan sejak tahun 2016. Hingga kini sebanyak 289 penyandang disabilitas telah bergabung dan bekerja di berbagai bagian mulai store, warehouse, dan branch office yang tersebar di Indonesia.
 
Ke depan, perusahaan akan terus membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas. "Ditargetkan hingga akhir 2019 bisa mencapai 0,4% dari jumlah total karyawan. Jumlah ini  akan terus bertambah, sebab masih banyak saudara penyandang disabilitas kita yang lain yang memerlukan media untuk bekerja secara profesional dan memberikan kontribusi untuk negeri,” jelas Sunu.
 
Memberi kesempatan bagi penyandang disabilitas merupakan bukti nyata dukungan dan implementasi aturan perusahaan yang mengacu pada Undang-undang No.8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

"Hal ini sekaligus mengajak pihak atau perusahaan lain untuk memberikan peluang dan hak yang sama untuk mereka," tutup Sunu

Ribuan Tiket Mudik Gratis dari Alfamart
Rabu, 12/06/19 11:02 WIB
Sebagai perwujudan toko komunitas, Alfamart ingin memberi manfaat lebih kepada pelanggan setianya. Pada momen Idul Fitri 2019 ini, Alfamart membagikan total 2310 tiket mudik gratis dalam program Mudik Asyik 2019. Sebanyak 2160 peserta dalam 40 bus diberangkatkan serentak dari kawasan Taman Mini Indonesia Indah pada Rabu (29/5/19). Bus-bus tersebut menuju 5 kota yakni Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, dan Surabaya. Sedangkan 150 tiket lainnya lewat jalur udara atau pesawat ke Medan, Palembang, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang dan Makassar. Ryan Alfons Kaloh, Marketing Direktur Alfamart mengungkapkan program mudik gratis ini merupakan kegiatan tahunan yang diberikan Alfamart kepada konsumen dengan beberapa ketentuan. “Mudik Asyik 2019 merupakan salah satu aktivasi Alfamart untuk mendekatkan perusahaan dengan konsumen yang selama ini loyal terhadap Alfamart,” ucapnya.…
Perbaikan Layanan & Memberikan Kenyamanan Belanja  Menjadi Fokus Alfamart 2018
Kamis, 16/05/19 09:35 WIB
TANGERANG - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Perseroan) kembali melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Kantor Pusat Alfamart Tangerang, Kamis (16/05/2019). Agenda utama RUPS Tahunan kali ini meliputi persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2018, penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2018, penunjukan dan penetapan honorarium akuntan publik yang akan mengaudit pembukuan Perseroan untuk tahun buku 2019 serta persyaratan lain sehubungan dengan penunjukan akuntan publik tersebut, penentuan honorarium dan tunjangan lainnya dari anggota Dewan Komisaris Perseroan serta persetujuan atas penyesuaian Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan.
Hari Bumi, Alfamart Bekali ‘Pasukan Oranye’ Ilmu Daur Ulang Sampah
Kamis, 25/04/19 15:03 WIB
Jakarta - Banyak cara untuk memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April lalu, salah satunya adalah dengan memanfaatkan sampah menjadi barang ekonomis atau mendaur ulang.   Seperti yang dilakukan oleh PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk pengelola ritel modern Alfamart di Kantor Kelurahan Srengseng, Jakarta Barat Selasa (23/04). Kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari Petugas Prasarana dan Sarana atau yang kita kenal sebagai Pasukan Oranye.   Menurut Yudi Sobari, Branch Manager Alfamart cabang Cikokol, Pelatihan Daur Ulang Sampah hari ini berangkat dari realitas bahwa banyak masyarakat yang tahu betapa pentingnya menjaga bumi namun sedikit yang melakukan aksi nyata.   “Para ‘pasukan oranye’ adalah salah satu contoh dari sebagian masyarakat yang memberi kontribusi besar dalam menjaga kelestarian lingkungan, oleh karenanya kami…
Hoaks: Donasi Konsumen Untuk Kepentingan Politik
Rabu, 10/04/19 15:20 WIB
Beredarnya foto struk belanja Alfamart di sosial media dan WhatsApp yang mengaitkan program donasiku sembako gratis untuk mendukung paslon capres/cawapres tertentu, dipastikan adalah hoaks. “Berita yang tersebar di sosial media tersebut saya jamin tidak benar,” ujar Solihin Corporate Affairs Director Alfamart.
Demi Kelestarian Lingkungan, Alfamart Ajak Konsumen Kurangi Plastik
Selasa, 19/03/19 12:23 WIB
Sebagai salah satu jaringan toko ritel modern terbesar di Indonesia, Alfamart dan Alfamidi mengajak pelanggan dan masyarakat luas untuk aktif mengurangi konsumsi kantong plastik sekali pakai. Usaha itu dimulai sejak 1 Maret 2019 lalu dengan menerapkan kantong plastik tidak gratis (KPTG).   “Program ini menekankan pentingnya mengedukasi konsumen tentang tanggungjawab terhadap pelestarian lingkungan jangka panjang. Yakni bagaimana perilaku konsumen bisa berubah,"  tegas Nur Rachman, Corporate Communication GM PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.   Jadi, lanjutnya, program ini bukan menekankan pada harga Rp 200 per lembar kantong plastik.Nur Rachman menambahkan, perusahaan sadar dampak buruk akibat sampah plastik jangka panjangnya sangat merugikan.   Menurutnya, ini karena plastik adalah bahan yang sukar terurai hingga ratusan bahkan ribuan tahun. Salah satu contoh, pantai dan…
No related posts available!